Wednesday, 22 August 2018

Kerobokan Beach, Offers Health Therapy Tour with Black Sand

wisataunikbali.com
Terapi Pasir Hitam di Desa Kerobokan
Pantai Kerobokan- Kerobokan Village is a village located in North Bali, precisely in Sawan District. Kerobokan village continues to improve its tourism, the new potential of Kerobokan Beach is the excess sand beaches that can be used as a health therapy. Starting from most people who come to just hoard their feet while enjoying the beauty of Kerobokan Beach, but there are other benefits obtained after hoarding the legs. Moving on from that, many people from outside the Kerobokan area want to try to hoard their feet and bodies to get healthy or restore health.

Kerobokan Beach was visited by a team from the Research and Community Service Institute (LPPM) of Udayana University (UNUD). The team observed and took black sand samples on the beach as research data. As a result, black sand along the coast of North Bali can be used as a health therapy.

The UNUD LPPM team noted black sand in North Bali can produce heat with a certain temperature. This heat can be used as 
a health therapy. One of them, the research was carried out on the coast of Kerobokan Village, Sawan District, Buleleng, in 2017.

From the results of the study, it is known, with the heat of sand between 45 degrees to 50 degrees can be used as a 
healthy alternative. The opportunity can be done starting at 9:00 a.m. until 5:00 p.m., with a maximum depth of sand excavation of 50 centimeters.

The time period needed is not too long, only lasts for 15 minutes. Then the recovery period after rising from the sand pile needs 5 minutes. The research indeed continues, until it is known with certainty what diseases can be cured with black sand therapy. But empirically, residents have been accustomed to using black sand for health therapy.

The research indeed continues, until it is known with certainty what diseases can be cured with black sand therapy. But empirically, residents have been accustomed to using black sand for health therapy. The Head of the Buleleng Tourism Office through a social media account is now starting to introduce Kerobokan Beach with one special attraction, namely health therapy with black sand. The research is more convincing the potential of Kerobokan Beach. For people who intend to visit Kerobokan Beach can get the double benefit of seeing the beauty of the beach while getting health by hoarding feet in the sand If you want to visit Kerobokan Beach, see the map below:







 

Sunday, 22 April 2018

Goa Gala Gala- Underground house in Lembongan Bali


wisataunikbali.com
Pintu masuk Goa Gala gala




Goa Gala gala- Serasa flashback lagi ke jaman-jaman dahulu kala ketika berada di dalam sebuah goa  dimana orang-orang dahulu menjadikan goa sebagai tempat berlindung bahkan sebagai tempat tinggalnya.

Tapi ya memang ada di jaman yang sudah modern ini orang tinggal di sebuah goa bawah tanah. Goa tersebut dia buat sendiri selama 11 tahun dimulai sejak Tahun 1961. Orang tersebut bernama Jro Mangku Byasa. Terinspirasi dari kisah Mahabharata saat pengasingan di Istana Kardus, setelah Istana Kardus dibakar oleh Kurawa, para Pandawa menggali tanah dan membuat gua agar terhindar dari amukan si jago merah. Cerita Mahabharata di tulis oleh seorang Maha Rsi termasyur yang bernama Bagawan Byasa, tepat mirip dengan nama Sang Jro Mangku.

Uniknya, pembuatan goa tersebut masing menggunakan peralatan seperti linggis, cangkul dan kotoran sapi yang dibakar untuk membuat batu karang menjadi rapuh agar mudah untuk digali. Akan menjadi hal biasa saja ketika pembuatan goa tersbut menggunakan peralatan yang serba canggih seperti peralatan di jaman now.



wisataunikbali.com
Bagian dalam Goa Gala gala

Berada di ruang bawah tanah biasanya suplai udara atau oksigen akan sedikit, tentu akan merasa kepanasan,pengap dan bercucuran keringat, itu secara rasionalnya...
Namun tidak ketika berada di dalam goa ini, goa ini di desain dengan baik agar sirkulasi udara di dalam goa lancar dan orang yang berada di dalam goa juga merasa nyaman.

Kebetulan goa ini menjadi tempat pengasingan Jro Mangku Byasa dan digunakan sebagai tempat untuk bertapa yaitu merenung secara mendalam untuk menggali tentang diri sendiri. Mungkin aktivitas menggali goa juga beliau jadikan filosofi hidup dalam menggali diri kedalam hingga menemukan suatu ketenangan dalam diri.


wisataunikbali.com
Keunikan Goa Gala gala


Beberapa tempat di dalam goa ini, ketinggian pintu dan atap goanya hanya berkisar 1 sampai dengan 2 meter saja, sehingga jika masuk ke goa tersebut kamu harus merunduk agar terhindar dari benturan dikepala. Terdapat beberapa ruangan yang bisa kita jumpai di dalam goa ini seperti ruangan meditasi, ruang tidur, ruang tamu, dapur, sumur serta adanya lampu-lampu di sudut-sudut ruangannya, jadi cukup terang ya guys...

Goa gala-gala ini dibuka untuk umum sebagai objek wisata unik yang berada di seb uah pulau yang menjadi bagian dari Kabupaten Klungkung, Bali.

Goa gala gala berada di Nusa Lembongan, Bali. Seperti kita ketahui butuh transportasi laut untuk menuju ke pulau Nusa Lembongan, akses paling cepat menuju Pulau Nusa Lembongan adalah dengan fast boat atau speed boat dari dermaga Sanur, memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dengan kapal cepat untuk sampai di dermaga Mushroom Bay ataupun dermaga pantai Jungut Batu. Sedangkan untuk menuju ke objek wisata Goa Gala-gala tersebut, dari Mushroom Bay lebih dekat, hanya sekitar 1.5 km atau 6 menit berkedara. Sedangkan dari Dermaga Jungutbatu sekitar 3.5 km. 

Penasaran ingin melihat bahkan ingin berada di dalam goa ini? silahkan saja masukkan Goa Gala gala di list liburan kamu di Bali. Untuk penunjuk arah, dapat kamu gunakan peta di bawah ini. 

Happy traveling ya guys...⌣




Tuesday, 17 April 2018

Pura Ponjok Batu, keunikan perahu di atas batu

wisataunikbali.com
Perahu diatas batu
Pura Ponjok Batu- Ketika kamu berlibur ke Bali dan memiliki list liburan ke Kabupaten Buleleng, sempatkan untuk mengunjungi salah satu tempat unik yang berada di Bali Utara.

Bak cerita Rakyat lainnya yang mengisahkan tentang asal muasal dari sebuah gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat yang bernama Gunung Tangkuban Perahu. Asal usul Gunung Tangkuban Perahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi/Rarasati. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat sebuah telaga dan sebuah perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.



wisataunikbali.com


Di Bali Utara juga memiliki tempat unik tentang adanya perahu di atas sebuah batu. Belum ada bukti yang cukup untuk mengungkap mengapa terdapat sebuah perahu batu yang berada diatas batu karang yang kokoh serta berada ditengah laut. 

Pura Ponjok Batu merupakan salah satu Pura Dang Kahyangan Jagat yang memiliki makna Tanjung Batu atau semenanjung yang artinya daratan yang menjorok ke laut. 



wisataunikbali.com
Pelinggih Pura Ponjok Batu

Bahan bangunan Pura Ponjok Batu ini didominasi oleh batu menambah keunikan dari pura ini. Lingkungan Pura Ponjok Batu Bali terletak kurang lebih 24 km di sebelah timur singaraja, terletak di Desa Alassari, pantai utara pulau Bali, termasuk wilayah Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Dari depan keindahan lingkungan Pura Ponjok Batu yang di batasi jalan raya menuju Amlapura terlihat pemandangan laut Jawa yang terbentang luas yang dapat menimbulkan ketenangan jiwa dan menumbuhkan inspirasi bagi para wisatawan.

Jarak Pura Ponjok Batu dengan Bandara International Ngurah Rai Jimbaran lumayan Jauh, yaitu ± 150 km dengan memakan waktu sekitar ± 240 menit perjalanan. Wisatawan Mancanegara lebih memilih menyewa Rent Car untuk menuju objek wisata spiritual Bali tersebut karena jarak yang ditempuh lumayan jauh.


Jika kamu masih belum mengetahui lokasinya, kamu dapat gunakan peta di bawah ini sebagai penunjuk arahnya.






Friday, 13 April 2018

Meditasi dan Yoga sebagai daftar wisata di Bali

wisataunikbali.com
Meditasi di Bali

Meditasi dan Yoga- Siapa yang tidak mengenal kedua istilah ini? Yaps.. Meditasi dan Yoga. Ajaran ini berasal dari India sana, di bawa dan disebarkan melalui ajaran Agama Hindu dan Budha hingga sampai ke Bali.

Di Bali Meditasi dan Yoga berkembang dengan pesat karena memang mayoritas penduduk Bali beragama Hindu. Terlepas dari masalah Agama, meditasi dan Yoga sangat bagus untuk kesehatan.

Meditasi adalah metode untuk menyehatkan rohani atau pikiran kita dan kesehatan rohani tentunya akan berdampak pada kesehatan jasmani. Sedangkan Yoga merupakan gabungan antara pemusatan pikiran disertai dengan gerakan-gerakan khusus sehingga bermanfaat untuk kesehatan jasmani dan rohani.

Mengapa Bali menjadi tujuan wisatawan untuk bermeditasi?

Bali sudah diakui merupakan tempat yang Baik untuk melakukan aktivitas spiritual. Bali Menyimpan aura dan energi-energi positif. Alam Bali masih terpelihara seiring peningkatan dan pelestarian alam untuk tujuan Pariwisata.

Banyak Pesohor-pesohor Negeri seperti Titiek Puspa yang jauh-jauh terbang ke Bali untuk mendapat kesembuhan dari kanker stadium 4 melalui meditasi. Dengan Meditasi pikiran akan kembali diselaraskan, segala tumpukan-tumpuka energi atau emosi negatif diseimbangkan kembali hanya dengan duduk dan mengamati keluar masuknya nafas melalui hidung.






wisataunikbali.com
Yoga

Berbeda dengan meditasi, Yoga merupakan gabungan antara meditasi dan olah raga, memusatkan pikiran melalui olah jasmani dengan metode dan gerakan-gerakan tertentu. 

Banyak ahli kesehatan dari Barat menyarankan pasiennya untuk bermeditasi dalam membantu proses penyembuhan. Keindahan alam Bali, Kearifan lokal Bali dan daya tarik Bali sangat mendukung bahwa Bali adalah tempat Paling tepat untuk mengembangkan spiritualitas atau mencari kedamaian selain India.

Wisatawan domestik ataupun manca negara sering mengikuti kelas Meditasi dan Yoga, entah karena sadar bahwa meditasi dan Yoga merupakan instrumen penunjang kesehatan atau karena hal lain yang lebih mendalam tentang spiritualitas yang ada di Bali.

Wisata di Bali memang sangat menarik, mulai dari keindahan alam, budaya, dan suasana Bali yang damai cocok untuk mendapatkan fibrasi yang baik dalam menenangkan pikiran melalui Meditasi dan Yoga.



Brem Bali, welcome drink khas Bali yang disukai wisatawan asing


wisataunikbali.com
Brem Bali
Brem Bali, minuman khas bali - Minuman keras khas Bali merupakan minuman yang paling sering diminati oleh tamu mancanegara, karena memiliki rasa dan aroma yang khas, salah satu minuman khas Bali adalah Arak Bali.

Arak dibuat dengan bahan dasar ketan putih, namun ada juga minuman beralkohol atau minuman khas Bali yang dibuat dengan ketan hitam, nama minuman tersebut adalah Brem.

Minuman dengan citarasa manis keasam-asaman dan berwarna merah ini memiliki kandungan alkohol 3-10 %. Cara penyimpanan membuat kadar alkohol dapat berubahubah. Kadar alkohol menjadi naik akibat proses fermentasi yang terus berlangsung selama penyimpanan, sedangkan kadar alkohol mengalami penurunan karena proses esterifikasi, oksidasi, dan penguapan.

Penyebab oksidasi alkohol karena suasana aerobik yang terjadi selama waktu penyimpanan. Aktivitas bakteri asetat biasanya mengikuti suasana aerobik tersebut, sehingga terbentuk asam asetat, yang menjadikan rasa asam pada Brem. Kalau pada waktu penyimpanan tidak ditutup akan menyebabkan alkohol menguap. Bau asam disebabkan terbentuknya ester etil asetat dari reaksi alkohol dengan asam asetat yang terbentuk oleh suasana aerob dan bakteri asetat


Sebenarnya Brem dan Arak merupakan sarana upacara bagi masyarakat Hindu Bali, namun seiring waktu Brem dan Arak juga dikonsumsi oleh warga digunakan sebagai minuman penyambut tamu. Manfaat alkohol adalah untuk merangsang hormon dan memperlancar sirkulasi darah namun dengan takaran yang tepat. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah tertentu dapat meningkatkan kadar hormon dan dapat membantu kerja arteri darah. Alkohol dalam jumlah tertentu juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Meskipun begitu, ada resiko yang cukup fatal bila Anda mengkonsumsi Brem ini secara berlebihan, yakni dapat menimbulkan serangan jantung, kanker, dan kematian. Jika kandungan alkohol dalam darah melebihi 5 persen, Anda akan merasa tidak enak dan secara bertahap dapat mengganggu tingkat emosi Anda. Bahkan dapat memicu kanker, sirosis hati, dan lain-lain.


wisataunikbali.com
Brem Bali with ice


Wisatawan asing biasa menggunakan alkohol untuk menambah sensasi rasa hangat pada tubuh karena suhu udara di dareahnya tergolong dingin. Tidak dipungkiri mereka sangat berminat terhadap minuman beralkohol.

Beberapa hotel mungkin memasukkan Brem untuk menu cocktailnya untuk menunjukkan minuman khas Bali kepada para wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Bali.  Jadi wisatawan tidak hanya diinformasikan mengenai pantai, air terjun, pura dan tempat-tempat wisata yang ada di Bali, namun pihak hotel juga memperkenalkan minuman dan makanan khas Bali untuk menambah nilai jual dari hotel tersebut.

Jika kamu penasaran dan berminat untuk merasakan sensasi minuman Brem ini, silahkan berkunjung ke Bali dan nikmati Brem bersama keluarga maupun pasangan terkasih kamu.

" Tetapi ingat ya jangan sampai berlebihan.."

Karena apapun itu yang sifatnya berlebihan tentu tidak bagus, begitu juga alkohol jika dikonsumsi berlebihan akan menjadi racun dalam tubuh kamu.

Happy Traveling ya guys.. ☺

Tuesday, 27 February 2018

Mengejar Sunrise di Desa Pinggan




Sunrise di Desa Pinggan-Bali memiliki destinasi wisata yang memang sudah dikenal diseluruh Dunia, hampir setiap sudut Pulau Dewata ini memiliki pesona, keindahan serta keunikan tersendiri. Bali tidak melulu tentang pantai, namun masih ada objek wisata yang wajib kamu ketahui dengan pemandangan dan keunikan tersendiri.

Bagi kamu yang ingin mengekpolrasi keindahan Bali dan sudah bosan dengan pengapnya udara perkotaan, kesibukan dan kemacetan, jangan lewatkan untuk mampir di Kabupaten Bangli, tepatnya di Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani. Banyak wisatawan berburu matahari terbit sambil menikmati indah dan dinginnya kabut di atas desa.




Udara sejuk plus good view karena kamu dapat melihat 3 gunung sekaligus yaitu Gunung Batur, Gunung Abang, dan Gunung Agung. Saat sinar mentari pagi mulai nampak dengan diselimuti kabut membuat kamu merasa berada di negeri atas awan. 

Walaupun Desa Pinggan bukan menjadi tempat wisata favorit di Bali, namun tempat wisata ini dapat digunakan menjadi alternatif saat kamu berkunjung ke Bali. 

Waktu berkunjung terbaik ke Desa Pinggan adalah ketika musim panas, karena jika kamu berkunjung saat musim hujan, mungkin matahari akan lebih sering tertutup mendung dan suasana becek/basah karena hujan dapat mengurangi kesan "menikmati" keindahan alam Desa Pinggan.

Biasanya untuk mencapai tempat yang tinggi apalagi pada tekstur tanah yang berbukit perlu ada usaha pendakian demi dapat melihat pemandangan spektakuler dari atas, namun untuk menuju Desa Pinggan tidak perlu lagi untuk mendaki karena sudah tersedia akses jalan menuju kesana.




Pemandangan yang indah tanpa biaya tiket masuk untuk menikmatinya, menarik bukan?

Direkomendasikan ketika berkunjung ke Desa Pinggan kamu wajib menggunakan jaket dan celana panjang jika kamu tidak tahan dengan kondisi cuaca yang dingin, namun jika kamu memang kuat dengan cuaca dingin ya pakai pakaian yang biasa kamu pakai saja. 

Suasana yang menarik, indah dan sejuk dapat membuat pikiran kamu menjadi lebih rileks, bahkan lupa sejenak dengan masalah-masalah kamu, baik itu masalah dalam pekerjaan, masalah percintaan.. #Eehh...

Objek wisata yang dekat dengan Desa Pinggan diantaranya adalah:

1. Desa Trunyan
2. Desa Penglipuran
3. Danau Batur

Klik dan baca saja ketiga objek wisata tersebut di atas jika kamu ingin mengetahui tempat indah di Bangli Selain Desa Pinggan.

Desa Pinggan sendiri lokasinya sekitar 2 jam 15 menit berkendara dari kawasan Kuta, maka jika anda berangkat dari kawasan Bali Selatan seperti Kuta, Jimbaran, Canggu, Nusa Dua ataupun Denpasar, maka anda harus berangkat dini hari, tetapi jika anda menginap di kawasan pariwisata Kintamani maka anda bisa menjangkaunya lebih dekat.
Jika perjalanan dari arah Denpasar menuju Kintamani, jarak terdekat adalah lewat jalur Payangan atau bisa alternatif lain lewat jalur objek wisata Sangeh menuju Petang, setelah sampai di pertigaan desa Penulisan, carilah ke jurusan Pura Dalem Balingkang, maka desa Pinggan tersebut berada sebelum pura Dalem Balingkang.

Jika kamu belum mengetahui lokasi Desa Pinggan, kamu dapat gunakan peta di bawah ini sebagai penunjuk arah menuju Desa Pinggan.



Saturday, 27 January 2018

Keunikan Dalam Pura Goa Giri Putri Nusa Penida

wisataunikbali.com
Bagian Dalam Pura Goa Giri Putri

Goa Giri Putri- Berbicara tentang Bali memang tidak akan ada habisnya, Bali merupakan icon Pariwisata Indonesia. Bali adalah surga keindahan bagi para wisatawan domestik maupun manca negara.

Nusa Penida adalah Pulau kecil di sebelah selatan Bali, untuk menuju ke sana harus menyebrang melalui Sanur atau Padang Bai. Walaupun terkesan terpencil, namun jangan salah, pulau ini menyimpan keindahan dan kereligiusan tinggi. Raja Ampatnya Bali juga ada di Pulau ini, Pura yang sangat Religius juga terdapat di Pulau ini yaitu Pura Penataran Ped dan menjadi Pura Sad Kahyangan Jagad. 

Pura unik yang ada di pulau ini adalah pura yang terdapat di dalam gua, dimana lubang atau pintu masuk gua ini hanya seukuran tubuh orang dewasa saja, tetapi ruang yang terdapat di dalam gua sangatlah luas. Tempat ini bernama Pura Goa Giri Putri. 

Akses Menuju Goa Giri Putri

Goa Giri Putri terletak pada ketinggian sekitar 150 meter di atas permukaan laut dan memiliki panjang sekitar 310 meter. Tepatnya di atas sebuah bukit, namun sudah terdapat sekitar 100 anak tangga untuk mencapai puncak bukit tersebut yang mana adalah letak Goa Giri Putri ini.

Tangga-tangga tersebut sudah diberi atap dengan tujuan agar wisatawan tidak kepanasan saat berkunjung ke Goa Giri Putri. Namanya saja tempat suci, untuk memasuki kawasan suci wajib menggunakan kemben (Kain) dan selendang untuk ikat pinggang ( ini bagi yang non Hindu) tetapi bagi para umat Hindu biasanya menggunakan pakaian adat lengkap saat bersembahyang ataupun berkunjung ke Pura Goa Giri Putri.

Sesampai di puncak bukit, kamu akan menemukan pelataran Pura Goa Giri Putri. Disediakan tirta (Banyu awang) untuk dipercikkan ke diri kita sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki kawasan suci, setelah itu baru kamu dapat melanjutkan untuk masuk ke bagian dalam Goa Giri Putri.


wisataunikbali.com
Pintu masuk Goa Giri Putri

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa pintu masuk Goa Giri Putri adalah sempit, seukuran tubuh satu orang dewasa saja tetapi ketika kamu berhasil masuk ke dalam goa, maka kamu akan terkesima dengan keunikan dan keindahan pura yang ada di dalam goa tersebut.

Dahulu ketika goa ini belum dikelola dengan baik, kondisi di dalamnya masih sangat gelap dan lantainya licin karena kelembapan goa tersebut, tetapi sekarang didalam goa sudah terdapat penerangan dan kondisi lantai yang sudah tidak licin lagi karena sudah di plester dengan semen. 

Goa ini berfungsi sebagai tempat hidup dan berkembang bagi manusia purba di pulau ini, namun semakin lama digunakan menjadi tempat untuk bermeditasi bagi orang-orang yang suka dengan dunia religius. Belum ada prasasti yang dapat dijadikan pedoman tentang sejarah goa ini, namun karena dianggap memiliki nilai religius dan juga sebagai bentuk pelestarian dan menjaga keberadaan Goa Giri Putri sebagai tempat persembahyangan sekaligus objek wisata spiritual dan budaya, muncullah ide pembangunan pelinggih-pelinggih sebagai tempat pemujaan kepada para dewa yang bersemayam di Pura Goa Giri Putri. Ada enam pelinggih dan kekuatan Tuhan yang bersemayam di Pura Goa Giri Putri di antaranya Pelinggih Hyang Tri Purusa, Pelinggih Hyang Wasuki, Pelinggih Hyang Giripati, Pelinggih Hyang Giri Putri, Pelinggih Payogan dan Pelinggih Hyang Siwa Amerta, Sri Sedana/Ratu Syahbandar dan Dewi Kwam Im.

Pintu keluar goa tidak seperti pintu masuknya, pintu keluar gua sangat besar, dulu pintu keluar ini dapat digunakan sebagai pintu masuk pura, namun karena ingin menanamkan sebuah filosofi hidup pada pura ini maka muara goa yang besar hanya digunakan sebagai pintu keluar saja. Filosofi ini sama dengan ketika kita keluar dari rahim memalui lubang yang kecil, kemudian bisa merangkak, berdiri tegak kemudian dapat berjalan dan menikmati luasnya alam ini seperti itulah filosofi yang ingin ditanamkan melalui perjalanan religi ini.

Tempat Meditasi

Goa Giri Putri ini dari dulu hingga sekarang digunakan sebagai tempat bermeditasi, mencari ketenangan diri, mencari jati diri dengan memahami filosofi-filosofi kehidupan yang digambarkan melalui cara masuk goa, saat berada dalam goa hingga keluar dari dalam goa, memahami dalam keheningan.

Lokasi Pura Goa Giri Putri

Pura Goa Giri Putri Nusa Penida terletak di Dusun Karangsari, Desa Pakraman Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung kurang lebih 7 km ke arah timur dari Pelabuhan Buyuk Nusa Penida. 

Untuk membantu mengetahui lokasi dari Pura Goa Giri Putri, dapat kamu gunakan peta di bawah ini sebagai penunjuk arahnya.